Awal 2021 Bupati Pimpin Operasi Pekat

Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc., M.H. memimpin Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digagas oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sambas yang bekerjasama dengan Polres Sambas dan unsur TNI Kabupaten Sambas di Kecamatan Sambas, Sabtu malam 20 Februari 2021. Bupati pada kesempatan itu turun bersama tim gabungan dari TNI-Polri, dan Pol PP yang terbagi dengan mendatangi beberapa titik yang di anggap rawan terjadi penyakit masyarakat.

Sebelum menuju tempat sasaran, kegiatan diawali dengan apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Sambas sekitar pukul 21.30 WIB, dipimpin langsung oleh Bupati Sambas dan diikuti oleh unsur TNI, Polri, Satpol PP Kabupaten Sambas, Camat Sambas, Perwakilan Kajari Sambas, Kepala Desa dan perangkat desa yang menjadi titik operasi. Sasaran operasi pekat kali ini adalah hotel dan kos-kosan yang ada di sekitar Kecamatan Sambas yakni di Desa Durian, Pendawan, Pasar Melayu, Sebayan dan Dalam Kaum.

Untuk desa Durian operasi dilakukan pada Kost di komplek TVRI termasuk di gang tanggul, Desa Pasar melayu yaitu di hotel linsai, parades, kost rumah makan pangan sari, hotel terigas, serta hotel wella. Desa Pendawan operasi dilakukan di kost gang keranji dan kost lainnya sesuai dengan permintaan Kades Sebayan. Sedangkan lokasi lain yang terjaring operasi adalah Desa Dalam Kaum yaitu di Kost gang Bendahara, Kost rumah makan betawi, kost gang bahagia, dan hotel bahagia.

Bupati Sambas H. Atbah Romin Suhaili, Lc, MH saat memimpin apel gabungan mengungkapkan bahwa operasi Pekat yang dilakukan Pemerintah Daerah kabupaten Sambas bersama TNI-Polri merupakan salah satu visi-misi dari kepemimpinannya yaitu untuk membangun masyarakat kabupaten Sambas yang berakhlakul Karimah, unggul dan Sejahtera. “ sebagaimana kita Ketahui bersama bahwa Visi Misi Pembangunan kabupaten Sambas adalah membangun masyarakat yang berakhlakul Karimah, Unggul dan Sejahtera.” Kata Atbah “Diawal tahun 2021 ini salah satu kegiatan aksi kita dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berakhlakul karimah, pada malam hari ini kita berkumpul untuk melaksanakan

Operasi Penyakit Masyarakat.” Tambah Atbah. Operasi yang berlangsung sampai dini hari ini menemukan pasangan muda-mudi yang tidak memiliki ikatan pernikahan serta tidak memiliki identitas saat rombongan menjaring tempat operasi. Dari data yang diterima terjaring sebanyak 12 pasangan bukan suami istri dan 5 orang tanpa identitas. Mereka yang terjaring kemudian digelandang ke Kantor Bupati Sambas untuk didata dan diberikan pembinaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top