|

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, TP PKK dan Dinas Sosial Kabupaten Sambas Sinergikan Edukasi hingga Tingkat Desa

Sambas, PPID – Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sambas. Salah satunya melalui sinergi antara Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dinas Sosial Kabupaten Sambas dalam meningkatkan kapasitas keluarga dan komunitas menghadapi risiko bencana.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Keluarga dan Komunitas dalam Mewujudkan Keluarga Siaga Bencana, Sinergi Tagana dan TP PKK Kabupaten Sambas Tahun 2026 yang dilaksanakan di Hotel Pantura, Rabu(22/07/2026).
Mengusung tema “Membangun Keluarga Siaga Bencana, Sinergi Tagana dalam Mewujudkan Desa Siaga Tangguh Bencana”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memperkuat peran keluarga dan komunitas dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Kegiatan ini melibatkan TP PKK Kabupaten dan TP PKK dari 19 kecamatan, serta anggota Taruna Siaga Bencana Kabupaten Sambas. Secara keseluruhan, sebanyak 150 peserta mengikuti kegiatan tersebut.
Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., M.A.P., mengapresiasi Dinas Sosial Kabupaten Sambas yang telah melibatkan TP PKK dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap kebencanaan.
“Apresiasi kepada Dinas Sosial. Melalui Dinas Sosial ini kami dilibatkan langsung untuk melaksanakan kegiatan bimtek, khususnya kepada ibu-ibu kader PKK sampai ke tingkat desa, terkait edukasi dalam menghadapi kebencanaan,” ujar Yunisa.
Menurutnya, keterlibatan TP PKK hingga tingkat desa memiliki peran penting dalam memperluas edukasi kebencanaan. Melalui kegiatan tersebut, para kader PKK mendapatkan pembelajaran dan informasi dari Tagana mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan keluarga ketika menghadapi risiko bencana di wilayah masing-masing.
“Tim Tagana memberikan informasi dan pembelajaran kepada kami kaum ibu-ibu. Jika di suatu wilayah terjadi risiko bencana, kita dapat mengetahui apa yang harus dilakukan demi ketahanan keluarga yang ada di Kabupaten Sambas,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sambas, Dr. Budi Iswanto, S.Pd.I., M.M., berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Tagana dan TP PKK, khususnya dalam menyebarluaskan edukasi kebencanaan hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
“Saya berharap ini menjadi suatu langkah awal untuk kita selalu dan terus bersinergi. Terlebih terkait kebencanaan, ibu-ibu di desa dan kecamatan untuk selalu aktif menginformasikan,” ungkap Budi.
Ia menegaskan, kesiapsiagaan bencana tidak selalu harus diwujudkan dengan turun langsung ke lapangan. Edukasi dan penyebarluasan informasi mengenai penanganan bencana juga merupakan bagian penting dalam upaya mengurangi risiko yang mungkin terjadi.
“Untuk siaga bencana tidak harus turun langsung ke lapangan, namun edukasi terkait penanganan kebencanaan untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Lakukan semampunya,” katanya. (PPID Kab. Sambas/PIKP)

Berita Lainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


XDJKPT