Pemkab Sambas Matangkan Persiapan Partisipasi pada APKASI Otonomi Expo 2026
Sambas, PPID – Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar rapat persiapan keikutsertaan pada APKASI Otonomi Expo 2026: Trade, Tourism, Investment and Procurement yang akan diselenggarakan pada 27 hingga 29 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Rapat yang berlangsung di Aula Sayap Kiri Kantor Bupati Sambas, Jumat (31/7/2026), dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas, Drs. Hermanto, M.Si., serta dihadiri perwakilan sejumlah perangkat daerah yang akan berperan dalam mempersiapkan materi promosi dan pameran.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi sekaligus mematangkan persiapan keikutsertaan Kabupaten Sambas pada ajang yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan mitra strategis dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam rapat dibahas berbagai aspek teknis dan substansi, mulai dari konsep stan pameran, materi promosi, produk unggulan yang akan ditampilkan, hingga pembagian peran masing-masing perangkat daerah.
Mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas”, APKASI Otonomi Expo 2026 menjadi salah satu ajang strategis bagi pemerintah kabupaten untuk mempromosikan keunggulan daerah di bidang perdagangan, pariwisata, investasi, serta pengadaan barang dan jasa. Melalui kegiatan ini, setiap daerah memiliki kesempatan untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan potensi yang dimiliki kepada pasar yang lebih luas.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas, Drs. Hermanto, M.Si., mengajak seluruh perangkat daerah yang terlibat untuk memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal.
“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk menampilkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Sambas, mulai dari produk UMKM, komoditas unggulan, hingga peluang investasi dan pariwisata. Harapannya, keikutsertaan ini dapat memperluas jejaring kerja sama serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi daerah,” ujarnya. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
