Pemerintah Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW : Meneladani 4 Sifat Utama Rasulullah

Sambas, PPID – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1446 Hijriyah, dilaksanakan dengan khidmat oleh Pemerintah Kabupaten Sambas di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada Rabu (18/09/2024). Acara yang penuh makna ini dihadiri oleh jajaran ASN dan Non-ASN Kabupaten Sambas, sekaligus menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi serta memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan inti diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Ilham. Dalam tausiyahnya, Ustadz Ilham mengangkat tema keteladanan Nabi Muhammad SAW, menyoroti sifat-sifat mulia yang seharusnya menjadi panutan bagi umat Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Daerah Sambas, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si, dalam sambutannya menegaskan pentingnya agenda strategis semacam ini sebagai sarana untuk memperingati momen bersejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia menyampaikan bahwa sifat-sifat luhur Nabi perlu terus dijadikan pedoman bagi seluruh ASN dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas kehidupan, baik secara pribadi maupun dalam pekerjaan sehari-hari.

Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, MH, juga menyampaikan pandangannya terkait pentingnya belajar dari empat sifat utama Nabi Muhammad SAW. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi adalah kesempatan untuk memperdalam pemahaman tentang keteladanan Rasulullah yang terdiri dari empat sifat: Shidiq (benar), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan), dan Fathanah (cerdas).

“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk belajar tentang empat sifat utama Nabi Muhammad SAW,” ujar Bupati Satono. Ia menekankan bahwa sifat-sifat ini harus dimiliki oleh setiap individu, terutama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.

Lebih lanjut, Bupati Satono menambahkan, “Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk terus belajar sampai akhir hayat. Ini adalah kewajiban kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW.”

Bupati Satono juga mengingatkan pentingnya menghubungkan pekerjaan dan profesi yang dijalani dengan nilai-nilai dakwah, agar setiap aktivitas yang dilakukan memiliki nilai ibadah dan mendatangkan pahala. “Sering saya sampaikan bahwa hendaknya profesi dan pekerjaan yang kita tekuni, manifestasikan dengan dakwah untuk nilai-nilai yang memiliki pahala,” tutupnya.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momen refleksi bersama bagi para peserta untuk terus meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aspek keagamaan, sosial, maupun pekerjaan. (PPID Kab. Sambas/PIKP)

Berita Lainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


74YDWE