Pemda Sambas Dukung Penguatan BP4 demi Wujudkan Keluarga Harmonis dan Bermartabat
Sambas, PPID – Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., mengukuhkan pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kabupaten Sambas periode 2026–2031 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Rabu (20/05/2026).
Pengukuhan kepengurusan BP4 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran dan fungsi strategis lembaga dalam membangun ketahanan keluarga, mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah, serta menekan angka perceraian di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sambas menegaskan bahwa persoalan rumah tangga bukan hanya berdampak pada pasangan suami istri, namun juga memiliki efek sosial yang luas, terutama terhadap tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, keretakan keluarga dapat memengaruhi kondisi psikologis anak hingga berdampak pada hak pendidikan dan masa depan mereka.
Ia menilai keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, nilai-nilai agama dinilai menjadi pedoman penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis, kuat, dan penuh tanggung jawab. Lebih lanjut, Wakil Bupati Sambas mendorong agar BP4 tidak hanya berperan dalam mediasi persoalan rumah tangga, tetapi juga mampu menghadirkan langkah-langkah preventif melalui edukasi dan pendampingan masyarakat secara berkelanjutan.
Dirinya mendukung agar ke depan BP4 mampu membentuk pusat layanan konsolidasi keluarga berbasis kecamatan, mengembangkan sekolah pranikah berbasis psikologi keluarga dan literasi ekonomi, memperkuat pendidikan preventif bagi pasangan muda, membentuk relawan keluarga sakinah berbasis desa dan masjid, hingga memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi keluarga harmonis.
“saya mendukung agar kedepan BP4 dapat membentuk pusat layanan konsolidasi keluarga berbasis kecamatan, mengembangkan sekolah pranikah berbasis psikologi keluarga dan literasi ekonomi, menguatkan pendidikan preventif bagi pasangan muda, membentuk relawan keluarga sakinah berbasis desa dan masjid serta memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi keluarga harmonis,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan terhadap berbagai program penguatan ketahanan keluarga di daerah.
“maka dari itu Pemda Sambas tentu siap untuk bersinergi dalam mendukung program tersebut demi terwujudnya keluarga yang sehat, kuat, harmonis dan bermartabat,” tutupnya. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
