Wujudkan sambas beriman, bupati satono dan wabup heroaldi lakukan kunker maraton ke sejumlah pondok pesantren
Sambas, PPID – Dalam upaya nyata mengimplementasikan visi misi “Sambas Berkah Berkemajuan” dengan jargon “Sambas Beriman”, jajaran pimpinan daerah Kabupaten Sambas melakukan safari keagamaan ke sejumlah pondok pesantren.
Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, MH, didampingi Wakil Bupati H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST, MT, Sekda Fery Madagaskar, serta para Kepala OPD bergerak melakukan kunjungan kerja (kunker) maraton pada Kamis, 4 Juni 2026. Safari pesantren ini dilakukan di sela-sela rangkaian peninjauan fasilitas kesehatan pada hari yang sama.
Ada tiga pondok pesantren yang menjadi lokus kunjungan kali ini, yaitu Ponpes Al-Iman (Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas), Ponpes Raudhatul Ulum (Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat), Ponpes Hidayatush Sholihin (Desa Semelagi Besar, Kecamatan Selakau)
Mengawali safarinya, Bupati Satono dan rombongan bertolak ke Pondok Pesantren Al-Iman di Desa Sungai Kelambu. Sejak pagi hari, barisan santri telah bersiap menyambut kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Sambas tersebut. Wajah-wajah gembira terpancar jelas dari para santri penghafal Al-Qur’an ini.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengasuh dan kepala pesantren.
“Kami berterima kasih karena pesantren ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan SDM yang berakhlak mulia, beriman, dan hafal Al-Qur’an. Dari rahim pesantren inilah kita optimis akan lahir generasi penerus yang membawa kejayaan bagi Kabupaten Sambas,” ujar Satono penuh haru.
Titik kunjungan kedua adalah Ponpes Raudhatul Ulum di Desa Pemangkat Kota. Berbeda dengan titik pertama, di sini Bupati Satono secara khusus meninjau kondisi fisik dan fasilitas belajar mengajar yang dimiliki pesantren.
Melihat kondisi yang ada, Bupati merasa terpanggil dan menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir memberikan campur tangan. Ia berkomitmen untuk segera mengupayakan pembenahan dan bantuan pembangunan prasarana agar para santri dapat menimba ilmu dengan lebih layak, aman, dan nyaman.
Safari maraton ini ditutup di Ponpes Hidayatush Sholihin, Desa Semelagi Besar, Kecamatan Selakau. Kunjungan ini menjadi momen emosional karena merupakan kedatangan kedua kalinya bagi Bupati Satono dalam beberapa waktu terakhir.
Di pesantren ini, Bupati memberikan pujian dan apresiasi atas geliat pembangunan gedung yang diinisiasi secara mandiri oleh pihak pengurus. Ia berharap progres positif ini terus berlanjut demi mencetak insan-insan Qurani yang membanggakan daerah.
Sebagai wujud kepedulian nyata dan dukungan logistik terhadap para santri, di akhir kunjungannya di setiap pesantren, Bupati Satono menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada masing-masing ketua pondok pesantren.
Melalui kunker maraton yang menyentuh aspek kesehatan sekaligus keagamaan ini, Pemerintah Kabupaten Sambas menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan selaras dengan pembangunan mental spiritual masyarakat demi mewujudkan Sambas yang berkah dan berkemajuan. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
