PROSESAR dan Layanan KB Gratis Di Desa Pusaka

Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.,I.,MH suka cita gelar Program Sehat Satono Rofi dan Layanan KB Gratis di Desa Pusaka Kecamatan Tebas, Selasa (31/8/2021). Bupati mengatakan Pembangunan Kependudukan Dan Keluarga Berencana adalah upaya mewujudkan sinergi, sinkronisasi, dan harmonisasi pengendalian kuantitas, peningkatan kualitas, pembangunan keluarga, penataan persebaran dan pengarahan mobilitas.

Satono menambahkan Pembangunan Kependudukan dan KB selaras mendukung program unggulan ke 1, program bentuk iman atau pembentukan insan madani dan ke 7, program peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan. Hal ini juga merupakan langkah strategis untuk menjamin program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana atau bangga kencana dapat terlaksana dengan baik, sehingga menjadi pendukung keberhasilan program berkemajuan di kabupaten sambas.

Satono menegaskan, Pemda terus berupaya menguatkan penyiapan SDM yang berkualitas. momentum pelayanan prosesar dan layanan KB Gratis sebagai bagian untuk mempersiapkan SDM Kab Sambas yang kuat dan berkualitas.

Wakil Ketua DPRD Kab Sambas, Ferdinan Syolihin, SE., memberikan apresiasi layanan prosesar dan KB Gratis menyasar desa pusaka kecamatan tebas. Kegiatan dengan Tema “Ayo Ikut KB” diharapkan Wakil Ketua I DPRD ini, dapat meningkatkan ketahanan keluarga dalam mewujudkan keluarga berkualitas menuju sambas berkemajuan.

Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kab Sambas, U. Hendi Wijaya, SKM., MPH, mengatakan gelaran layanan Program Sehat Satono Rofi Prosesar dan pelayanan KB gratis menyasar Desa Pusaka Kecamatan Tebas merupakan upaya pemerintah untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang, melalui pelayanan keluarga berencana.

Dikatakan hendi Tujuan penting dilaksanakannya program Keluarga diantaranya membentuk keluarga kecil sejahtera, sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga dan mencegah terjadinya pernikahan di usia dini. Tujuan lain dari program keluarga berencana yakni Menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua, atau akibat penyakit sistem reproduksi dan menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk di Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top