Disdikbud Gelar Pelatihan Menulis Best Practice Kepala Sekolah SD dan SMP Tahun 2020

Kemampuan menulis karya ilmiah bukan terletak pada sulit ataupun tidak, tetapi terletak pada keinginan dan kemauan. Bila ada keinginan dan kemauan insyaallah pasti akan dapat dilakukan. Hal inilah yang diungkapkan Pjs Bupati Sambas saat membuka kegiatan Pelatihan menulis Best Practice Kepala Sekolah SD dan SMP tahun 2020 di Gedung perbakatan Senin 26 Oktober 2020. Best Practice adalah satu diantara sekian banyak karya ilmiah yang mendorong para guru dan kepala sekolah agar terbiasa menulis sehingga dapat menjawab permasalahan dalam hal kenaikan pangkat.

Selain dihadiri Pjs Bupati Sambas, acara yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sambas, Sekretaris, para kepala Bidang dan kasi Disdikbud, Pengawas, narasumber serta para peserta pelatihan. Dari sambutannya PJS Bupati Sambas Dr. Syarif Kamaruzaman, M.SI mengatakan bahwa persoalan yang dihadapi para guru dan kepala sekolah smpai hari ini adalah terhambat pada kenaikan pangkat. Guru dan kepala sekolah berpeluang untuk naik gololongan ketahap yang lebih tinggi. Hanya saja Pjs menuturkan yang menjadi tuntutan adalah kemampuan literasi yang dalam hal ini adalah kemampuan menulis karya ilmiah.

Selain itu Syarif Kamaruzaman juga mengungkapkan banyak hal yang seharusnya dilakukan para guru untuk kenaikan pangkat, salah satunya dengan melatih atau membiasakan diri menulis dari hal biasa yang dilakukan disekolah. Hal inilah yang disebut dengan istilah best practice ungkap Pjs Bupati Sambas. Pjs Bupati sambas saat menutup sambutannya berharap kepada seluruh peserta pelatihan dalam mengikuti pelatihan untuk bersungguh-sungguh karena melalui kepala sekolah yang professional maka pendidikan sekolah dapat meningkat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top