Wisuda Santri TPQ Desa Merpati, Bupati Satono Ajak Perhatikan Sekolah Islam dan Pesantren

Sambas, PPID – Bupati Sambas H. Satono, S.Sos,I M.H menghadiri Wisuda Santri TPQ dan PAUD Se-Desa Merpati, Kecamatan Tangaran, Rabu 14 Juni 2023.

Acara yang berlangsung di MIS Yasti Dusun Pauh Desa Merpati tersebut turut dihadiri oleh Kepala OPD Pemkab Sambas, Camat Tangaran, Kepala Desa Se-Kecamatan Tangaran, serta para orang tua siswa yang akan diwisuda.

Peserta yang mengikuti acara ini sebanyak 77 peserta Se-Desa Merpati yaitu 26 peserta khataman, 26 Santri TPQ Se-Desa Merpati dan 25 siswa PAUD Se-Desa Merpati.

Bupati Sambas Satono dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Sambas dengan 86% persen muslim sangat menentukan maju mundurnya Kalimantan Barat. Ia mengharapkan melalui momentum ini bisa melahirkan generasi kedepan yang cerdas dan berdaya saing.

“Sambas 86 Persen muslim, maju mundurnya Kalbar sangat ditentukan oleh Kabupaten Sambas. Saya berharap kedepan generasi-generasi anak cucu kita kedepan harus pintar-pintar dan cerdas-cerdas”, dikatakan Bupati Sambas Satono.

Melalui momentum tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Sambas mengajak para Kepala Desa untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Saya mengingatkan jaga kekompakan, jaga kebersamaan, jaga ukhuwah islamiyah, jaga ukhuwah insaniyah diantara kita semua”, ujarnya.

Bupati Sambas Satono menambahkan bahwa ditahun depan ia telah mengusulkan pembangunan jalan di Desa Merpati serta mengharapkan doa dari para hadirin agar cepat terealisasi. Ia juga menjanjikan akan membangun sekolah MIS Yasti Dusun Pauh Desa Merpati ini untuk memberikan kenyaman bagi para anak-anak untuk belajar agama.

“Insyaallah tahun depan saya usulkan jalan ini senilai 7.3 Milyar Rupiah, tahun depan kita juga akan membangun sekolah ini, memang harus diperhatikan sekolah islam, untuk bagaimana kedepan meneruskan perjuangan kita”, ujar Bupati Sambas Satono.

Diakhir sambutannya Bupati Sambas Satono mengharapkan agar nantinya di setiap Kecamatan di Kabupaten Sambas memiliki minimal satu pesantren. Ia juga mengharapkan Kecamatan Tangaran menjadi role model bagi kecamatan lain di Kabupaten Sambas terutama dalam membaca ayat suci Al-Quran.

“Saya berharap disetiap kecamatan ada pesantren yang layak, untuk tempat anak cucu kita bersekolah, belajar agama, jangan sampai tamat SD, SMP tidak bisa membaca ayat suci Al-Quran. Kecamatan Tangaran menjadi role model menjadi contoh dan percontohan bagi Kecamatan lain di Kabupaten Sambas terutama dalam membaca Ayat suci Al-Quran”, tutup Bupati Sambas Satono. (PPID Kab. Sambas/PIKP)

Berita Lainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


T7JBCV