Wabup Heroaldi Berharap Momentum Tanam Jagung Bisa Dimanfaatkan untuk Hasil Panen Berkualitas

Sambas, PPID – Pemerintah Kabupaten Sambas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di sektor ketahanan pangan. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di Jalan Lingkar Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., yang mewakili Bupati Sambas, bersama Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Program ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung ketersediaan komoditas jagung nasional.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo menyampaikan bahwa pada tahun 2025 tercatat 417 hektare luas lahan jagung dengan hasil produksi 433 ton jagung pipil kering. Dari jumlah tersebut, sebanyak 181 ton telah didistribusikan untuk program cadangan jagung nasional melalui Perum Bulog.
Ia berharap pada tahun 2026 terjadi peningkatan baik dari sisi perluasan lahan tanam maupun kualitas hasil produksi jagung di Kabupaten Sambas.
“Kami berharap melalui program satu desa satu hektare yang didorong pemerintah daerah, perluasan tanam jagung di Kabupaten Sambas dapat semakin meningkat,” ujarnya.
Kapolres Sambas menegaskan bahwa program perluasan tanaman jagung tetap memperhatikan keberadaan lahan pertanian padi yang sudah ada. Menurutnya, perluasan lahan jagung tidak diperkenankan menggeser atau mengganggu lahan yang selama ini digunakan untuk budidaya padi.
Sementara itu, Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para petani dalam mendukung program strategis nasional di sektor pertanian.
Menurutnya, momentum penanaman jagung harus dimanfaatkan dengan memperhatikan siklus cuaca yang tepat agar hasil panen nantinya memiliki kualitas yang baik.
“Momentum ini menjadi kunci. Kita harus memanfaatkan siklus cuaca yang tepat sehingga pada saat panen nanti kualitas jagung yang dihasilkan dapat memenuhi standar sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas untuk terus hadir dan mendukung para petani dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian, mulai dari fluktuasi harga hingga perubahan iklim.
“Pemerintah Kabupaten Sambas berkomitmen untuk terus hadir di tengah para petani. Kami memahami bahwa tantangan pertanian semakin kompleks, sehingga pendampingan teknis oleh para penyuluh pertanian menjadi sangat penting agar teknik budidaya semakin efisien dan produktif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wabup Heroaldi mengajak para petani untuk terus terbuka terhadap inovasi dan penerapan teknologi pertanian guna meningkatkan kualitas serta daya saing hasil produksi. (PPID Kab. Sambas/PIKP)

Berita Lainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


SM387L