Sinergi Pemprov Kalbar – Pemkab Sambas : Safari Ramadhan Tekarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi
Sambas, PPID – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Nurul Hidayah, Desa Sempadian, Kecamatan Tekarang, pada Rabu malam (4/3/2026). Bertepatan dengan hari ke-14 Ramadhan 1447 H, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar agenda Safari Ramadhan gabungan yang menjadi simbol eratnya koordinasi antar-level pemerintahan.
Rombongan Provinsi dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP, M.Si, didampingi jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalbar. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, MH, beserta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Satono mengungkapkan rasa bangganya atas kehadiran Wagub Krisantus di Desa Sempadian. Ia menilai kunjungan ini merupakan bentuk perhatian nyata Pemerintah Provinsi terhadap masyarakat di tingkat kecamatan.
“Selamat datang Pak Wagub di Desa Sempadian. Kita patut berbangga Kecamatan Tekarang didatangi oleh tokoh besar dari Provinsi. Kehadiran beliau tentu membawa arahan penting bagi kemajuan masyarakat kita,” ujar Satono.
Bupati juga menyoroti potensi ekonomi Tekarang yang memiliki 7 desa dengan populasi padat. Ia menyebutkan bahwa pasca-diresmikannya Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB), aksesibilitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di wilayah tersebut mengalami peningkatan yang luar biasa.
Namun, Satono juga menyuarakan aspirasi warga terkait infrastruktur. Di hadapan Wagub, ia secara terbuka menagih komitmen Pemprov terkait kelanjutan pembangunan akses jalan di Kecamatan Tekarang yang menjadi urat nadi mobilitas warga.
Menyinggung situasi internasional, Bupati Satono juga menyoroti konflik perang yang pecah sepekan terakhir. Mengingat posisi geografis Sambas yang berada di beranda perbatasan negara, ia berharap stabilitas keamanan tetap terjaga.
“Kita berharap dampak konflik tersebut tidak sampai mengganggu ketenangan masyarakat kita di perbatasan,” tegasnya.
Sementara itu, Wagub Krisantus Kurniawan dalam kunjungan perdana resminya ke Tekarang, menekankan pentingnya merawat keberagaman. Ia mengingatkan bahwa Kalimantan Barat merupakan rumah bagi 24 suku yang berbeda.
“Kalbar ini heterogen. Tugas kami sebagai pemimpin adalah mengayomi semua. Keberagaman ini jika kita rajut akan menjadi kekuatan yang indah untuk meningkatkan toleransi,” ungkap Krisantus.
Wagub mengajak masyarakat untuk mensyukuri perbedaan sebagai kodrat dari Tuhan Yang Maha Esa dan tidak menjadikannya sumber pertentangan. Ia berharap tali silaturahmi yang terjaga akan menjamin kedamaian abadi di Bumi Khatulistiwa.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan keagamaan, acara diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis Pemprov Kalbar menyerahkan Bantuan Hibah kepada Pemerintah Kabupaten Sambas yang diterima langsung oleh Bupati Satono. Pemkab Sambas juga dalam kesempatan tersebut turut menyerahkan bantuan hibah untuk sejumlah masjid yang tersebar di wilayah Kecamatan Tekarang. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
