Jembatan Gantung Sebawi–Sebangun Diresmikan, Perkuat Akses Antarwilayah dan Aktivitas Masyarakat

Sambas, PPID – Peningkatan konektivitas antarwilayah desa guna mendorong pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat terus menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Sambas. Salah satu upaya tersebut ditandai dengan peresmian pemanfaatan Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Sebawi dan Desa Sebangun, Sabtu (24/1/2026).
Peresmian jembatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., bersama Wakil Bupati Sambas, yang mendampingi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), H. Boyman Harun, S.H. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat, mengingat jembatan tersebut telah lama dinantikan sebagai sarana penghubung utama antarwilayah desa.
Jembatan gantung yang diresmikan memiliki panjang sekitar 120 meter dengan lebar 1,8 meter. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta membuka akses yang lebih mudah dan aman bagi warga dalam menjalankan berbagai kegiatan ekonomi, sosial, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
Selain itu, keberadaan jembatan ini juga dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan desa. Akses yang memadai diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana penghubung.
Jembatan Gantung Sebawi–Sebangun juga diharapkan dapat mempercepat arus barang dan jasa antarwilayah, sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga dua desa yang sebelumnya terpisahkan oleh bentang alam. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat kohesi sosial masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati Sambas, H. Satono, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Desa Sebawi dan Desa Sebangun untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini. Infrastruktur yang baik harus dijaga dengan penuh kebersamaan,” tegas Bupati Satono.
Menurutnya, keberlanjutan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam memelihara hasil pembangunan. Dengan adanya kerja sama yang baik, infrastruktur yang telah dibangun diharapkan dapat terus berfungsi optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (PPID Kab. Sambas/PIKP)

Berita Lainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


D4TM86