Dampingi Kepala BNN RI Resmikan Gedung BNNK Sambas, Bupati Sambas Apresiasi BNN atas penantian Masyarakat Selama Dua Dekade

Sambas, PPID – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mendampingi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Marthinus Hukom, dalam peresmian Gedung BNN Kabupaten (BNNK) Sambas di Desa Rambi, Rabu (13/8/2025).

Acara tersebut dihadiri Kepala BNN Provinsi Kalbar Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto, Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Staf Ahli dan Asisten Setda, pimpinan perangkat daerah, Ketua TP PKK Sambas Hj. Yunisa, S.Pd., M.A.P., organisasi kewanitaan, para kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran beragam pihak ini mencerminkan kuatnya sinergi dan kolaborasi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah perbatasan.

Dalam sambutannya, Bupati Satono mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran BNNK Sambas yang tidak lepas dari perhatian serius Kepala BNN beserta jajaran terhadap masyarakat Kabupaten Sambas.

“Saya mewakili masyarakat Sambas sangat berbangga hati, bahagia, dan senang. Empat belas bulan yang lalu, Kepala BNN sudah berkunjung ke Kabupaten Sambas dan memantau langsung lokasi rencana. Alhamdulillah, komitmen beliau hari ini terwujud,” ujar Satono.

Bupati Satono menegaskan bahwa masyarakat telah menunggu lebih dari dua dekade untuk kehadiran BNNK di daerah perbatasan ini. Hadirnya BNNK Sambas menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat untuk memerangi narkotika.

“Lebih 20 tahun masyarakat Sambas berharap pemerintah hadir secara konkret. Hari ini, BNN hadir bersama masyarakat untuk membuktikan bahwa negara benar-benar hadir di perbatasan untuk memerangi narkotika,” ungkapnya.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Kepala BNN RI.

“Terima kasih BNN sudah hadir, sehingga BNNK Sambas bisa berdiri. Sungguh haru dan bahagia. Terima kasih, Pak Jenderal,” kata Satono.

Menutup sambutannya, Bupati Satono menekankan bahwa untuk membentuk generasi tangguh dan kuat yang bebas dari narkoba, diperlukan sinergi, kolaborasi, serta kesamaan persepsi dari semua pihak.

“Seberat apa pun musuh yang kita hadapi, akan bisa kita kalahkan ketika kita menyatukan persepsi, pandangan, membangun sinergi dan kolaborasi. Saya yakin, hari ini adalah titik awal kita bersama-sama menyelamatkan anak bangsa, khususnya di perbatasan, agar lahir generasi tangguh sesuai harapan Presiden kita, Pak Prabowo,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNN RI Komjen Marthinus Hukom menilai peresmian BNNK Sambas merupakan bentuk komitmen masyarakat Sambas melalui perhatian Bupati Satono untuk aktif terlibat dalam P4GN.

“Ada beberapa hal yang bisa kita maknai dari peresmian kantor ini. Pertama adalah komitmen masyarakat Kabupaten Sambas, lewat Pak Bupati, untuk terlibat aktif dalam P4GN,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan BNNK Sambas sangat mendesak mengingat daerah ini merupakan wilayah perbatasan yang menjadi salah satu pintu masuk peredaran narkoba.

“Bupati Sambas melihat sangat urgent sekali hadirnya BNNK Sambas, karena Sambas berbatasan langsung dengan Malaysia, di mana barang haram itu masuk dari sana ke sini,” jelas Marthinus.

Komjen Marthinus menutup dengan menegaskan bahwa kehadiran BNNK Sambas adalah wujud nyata pemerintah dalam perang melawan narkoba.

“Hadirnya BNNK Sambas adalah bentuk nyata hadirnya pemerintah, terutama dalam bidang P4GN,” pungkasnya. (PPID Kab. Sambas/PIKP)

Berita Lainya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


4DH56T