Bupati Satono Arahkan Pembangunan Sambas 2026–2027: Sinkronisasi Pusat–Daerah dan Fokus Kesejahteraan Masyarakat
Sambas, PPID – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., bersama Wakil Bupati H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tingkat Kabupaten Sambas yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Horisson, M.Kes., jajaran DPRD Provinsi Kalimantan barat, jajaran kepala perangkat daerah provinsi, unsur Forkopimda Kabupaten Sambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menegaskan pentingnya penyelarasan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi. Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan di Kabupaten Sambas harus sejalan dengan visi misi Gubernur Kalimantan Barat serta program strategis nasional.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Satono juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sambas tercatat berada pada angka 72,88. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi daerah tetap terjaga, dan angka kemiskinan berhasil ditekan dari 6,53 persen pada tahun sebelumnya menjadi 6,37 persen.
Meski demikian, Bupati Satono menekankan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih sangat dibutuhkan, terutama dalam pembangunan infrastruktur strategis. Ia mengusulkan pelebaran jalan provinsi seperti Jalan Ahmad Marzuki dan Jalan Sultan Muhammad Syafiuddin, serta percepatan duplikasi Jembatan Batu yang dinilai sudah berusia tua dan perlu penanganan segera.
Selain itu, pelebaran ruas jalan Hitam–Merbau juga diharapkan menjadi perhatian karena berperan penting dalam mendukung program strategis nasional di wilayah tersebut.
Bupati Satono juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan kawasan waterfront Sambas yang direncanakan terealisasi tahun ini. Ia menilai kawasan tersebut memiliki nilai historis dan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Sambas.
“Terima kasih, tahun ini waterfront Sambas akan dibangun. Semoga tidak ada penundaan, mengingat kawasan ini merupakan situs budaya yang penting bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. H. Horison, M.Kes., memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Sambas. Ia menilai capaian pembangunan yang diraih menunjukkan arah kebijakan yang sudah tepat.
“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sambas sangat membanggakan. Apa yang dilaksanakan Bupati sudah berada di jalur yang tepat,” ungkapnya.
Horisson juga menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi petani dan nelayan sebagai sektor utama penggerak ekonomi daerah.
Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi, pendekatan pembangunan yang partisipatif menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Sambas. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
