Audit Stunting, Wagub Kalbar Harapkan Kerjasama Seluruh Stakeholder Turunkan Stunting di Kab. Sambas
Sambas, PPID – Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan kembali memimpin Rapat Koordinasi terkait Penanganan Stunting mengenai Audit Kasus Stunting di Kabupaten Sambas Tahun 2022, di Hotel Pantura Sambas, Kamis 8 September 2022.
Ia mengatakan tujuan ia berkunjung ke daerah untuk mengetahui secara langsung kondisi yang mengalami stunting dan perkembangannya. Dalam hal ini Wagub Kalbar yang juga sebagai Ketua TP2S Provinsi Kalimantan Barat, betul-betul serius untuk penanganan penurunan angka stunting, yakni dengan memimpin Rakor Penanganan Stunting di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat.
Dikatakannya adapun upaya yang dilakukan adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui tim dan satgas. Kemudian mengajak pola hidup sehat, dan mengajak masyarakat untuk memberikan asupan gizi kepada anak-anak.
mantan Bupati Mempawah 2 periode ini juga menyampaikan bahwa di dalam penuntasan Percepatan penurunan stunting ini diharapkan dengan cara keroyokan dan bersama – sama seluruh stakeholder.
Seperti kita ketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya dengan mengerahkan semua potensi yang ada untuk menurunkan angka prevelensi stunting di Provinsi Kalimantan Barat dari 29,8 persen (berdasarkan data SSGI Tahun 2021) dan 17,24 persen (berdasarkan data e-PPGBM Tahun 2021). untuk mencapai target nasional Provinsi Kalimantan Barat ditargetkan untuk menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 17,07 persen pada tahun 2024.

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi mengatakan Kabupaten Sambas yang pada tahun 2021 prevalensi stunting mencapai 32,6%, atau menempati posisi ke-4 tertinggi di Kalimantan Barat. Berarti masih harus menurunkan 18,6% kasus stunting pada balita dalam kurun waktu 3 tahun mendatang, sehingga perlu kerja keras dari kita semua. Wakil bupati Sambas selaku Ketua TP2S Kabupaten Sambas mengajak semua pihak untuk bekerjasama dalam melakukan percapatan penurunan stunting dan mendukung terwujudnya perbaikan gizi masyarakat khususnya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Sambas.
Usai membuka kegiatan Audit Kasus Stunting Kabupaten Sambas, Wagub Kalbar, bersama Wakil Bupati Sambas, Fahrur Rofi, Kepala BKKBN Kalbar, Muslimat, Forkopimda Kabuapten Sambas, dan kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas mengunjungi salah satu anak penderita stunting di Desa Kartiasa Kecamatan Sambas serta memberikan bantuan. Motivasi dan sosialisasi secara langsung juga disampaikan kepada orang tua dari anak tersebut (PPID Kab. Sambas/PIKP)
