Distribusi LPG 3 Kg Dipastikan Tepat Sasaran, Dapur MBG Tidak Gunakan LPG Subsidi
Sambas, PPID – Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sambas memastikan distribusi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi tetap berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak. Pengawasan distribusi terus diperketat untuk mencegah penyalahgunaan, terutama oleh pelaku usaha non-mikro yang tidak berhak menggunakan LPG bersubsidi.

LPG 3 kg merupakan produk subsidi pemerintah yang diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu, usaha mikro, nelayan, dan petani sasaran. Oleh karena itu, penggunaannya di luar kategori tersebut tidak dibenarkan.
“Kami memastikan bahwa distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi di Kabupaten Sambas berjalan sesuai ketentuan dan diperuntukkan bagi masyarakat yang memang berhak. Pengawasan terus kami tingkatkan agar subsidi energi ini benar-benar tepat sasaran.”
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kab Sambas menegaskan bahwa dapur MBG tidak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi dalam operasionalnya. Kebutuhan energi untuk kegiatan memasak di dapur MBG menggunakan LPG nonsubsidi, sehingga tidak mengurangi jatah distribusi bagi masyarakat yang berhak menerima.
“Dapur MBG tidak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi dalam operasionalnya. Seluruh kebutuhan energi memasak menggunakan LPG nonsubsidi, sehingga tidak mengurangi hak masyarakat penerima subsidi.”
Langkah ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung kebijakan subsidi energi yang tepat guna dan tepat sasaran. Selain itu, koordinasi dengan agen dan pangkalan LPG terus dilakukan guna memastikan stok tetap tersedia dan distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Masyarakat diimbau untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Jika menemukan indikasi penyalahgunaan distribusi atau penjualan di atas HET, warga dapat melaporkannya kepada aparat setempat atau instansi terkait.
Dengan pengawasan yang konsisten dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan distribusi LPG 3 kg dapat terus terjaga demi memenuhi kebutuhan energi rumah tangga kecil dan pelaku usaha mikro di berbagai daerah. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
