Bupati Satono Tekankan Antisipasi Wabah DBD Kepada Masyarakat
Sambas, PPID – Bupati Sambas H. Satono, S.Sos,I, M.H menekankan kepada seluruh stake holder serta masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap meluasnya wabah Demam Berdarah Denggi (DBD) di Kabupaten Sambas. Hal tersebut diungkapkan Bupati Satono dalam berbagai kesempatan dan kegiatan yang dihadirinya sebagai bentuk kepedulian beliau terhadap kesehatan masyarakatnya. Bupati Satono juga mengajak agar semua komponen berkolaborasi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi sedini mungkin potensi penyebaran wabah DBD Ini sebab, di Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat telah terdapat 10 orang anak yang telah terjangkit wabah DBD ujar Bupati Satono disela sela kegiatan pelantikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sambas beberapa waktu yang lalu.
“Saat ini Sambas sudah ada kasus DBD, kemarin sepulang dari Pontianak saya menyempatkan diri monitoring di RSUD Pemangkat dan mendapati 10 orang anak yang terkena wabah DBD. Walaupun sudah ada yang pulang akan tetapi kasus-kasus seperti itu saya harap tidak meningkat lagi”.
“Untuk itu saya minta agar kita sebagai insan kesehatan dan juga kepada IDI sambas pasca ini dapat mengantisipasi dengan berkoordinasidengan dinas kesehatan membuat surat resmi kepada seluruh Kades dan puskesmas sebagai corong perpanjangan tangan untuk mengantisipasi. meluasnya wabah DBD. Selain itu Kita harus bersinergi dan berkolaborasi dengan semua komponen semua tokoh masyarakat maupun tokoh agama harus ikut andil dalam mencegah meluasnya wabah DBD ini di Kabupaten Sambas”.
Dalam kesempatan yang lain Bupati juga mengajak warga masayrakat secara langsung untuk menggalakkan gerakan 3M di masing-masing rumah yaitu menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Oleh karenanya, gerakan 3M menurut Bupati Satono, dapat menjadi perhatian seluruh Camat dan Kepala Desa agar bisa diteruskan ke masyarakat dan beliau sudah membuat himbauan terkait langkah dan trik mengantisipasi wabah DBD saat melakukan kegiatan di Kecamatan Sebawi belum lama ini.
“Saya minta untuk setiap kades melakukan Fogging dan menaburkan Abate di setiap penampungan air warga masyarakat, saya tidak mau ada kasus DBD kembali karena tanggung jawab kita untuk menjaga anak cucu baik-baik dari wabah DBD”.
“Besok sudah saya tanda tangani surat himbauan kepada kepala camat dan kades untuk mewaspadai serta bagaimana cara kita mengantisipasi wabah DBD ini” Tutupnya. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
