Bupati Sambas Pimpin Rakor MBG, Tekankan Kolaborasi dan Kesiapan 55 SPPG
Sambas, PPID – Bupati Sambas,H. Satono,S.Sos.I, MH selaku Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sambas, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) MBG se-Kabupaten Sambas yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Jumat (27/03/2026).
Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan progres serta kesiapan pelaksanaan program prioritas nasional yang menjadi bagian dari visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Secara khusus, rakor ini menitikberatkan pada kesiapan pelaksanaan program MBG yang dijadwalkan kembali berjalan mulai 31 Maret 2026.
Dalam arahannya, Bupati Satono menegaskan bahwa seluruh instrumen pendukung, termasuk 55 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sambas, harus benar-benar berada dalam kondisi siap, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia.
Rakor tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Sambas, Wakil Bupati Sambas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, perwakilan Forkopimda, para Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), serta para undangan lainnya.
Bupati Satono juga menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama dari seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan hasil dari kolaborasi yang solid antara mitra, pengelola SPPG, tenaga ahli gizi, tim akuntansi, hingga para relawan di lapangan.
“Dapur MBG ini adalah dapur kita bersama. Untuk menyukseskan program besar ini, semua harus terlibat. Kebersamaan, kolaborasi, dan kerja tim yang baik menjadi kunci utama dalam pengelolaan MBG,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi kepada seluruh pengelola program agar mampu menunjukkan kualitas terbaik, meskipun Kabupaten Sambas berada di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
“Walaupun kita berada di ujung utara Kalimantan Barat, sumber daya manusia yang mengelola program ini harus mampu menunjukkan kualitas yang lebih baik dari daerah lain. Buktikan bahwa putra-putri Sambas mampu bersaing dan tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia,” tegasnya. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
