Bunda Literasi Sambas Ingin Guru Penggerak Jadi Mitra Pengembangan Literasi di Kabupaten Sambas
Sambas, PPID – Guru Penggerak diharapkan bisa menjadi mitra sahabat dan pendukung komunitas literasi yang ada dikabupaten sambas. Hal ini yang diungkapkan Bunda Literasi Kabupaten Sambas Hj. Yunisa, S.Pd, M.AP saat menghadiri Festival Literasi Guru Penggerak serta launching Buku antologi Literasi Guru Kabupaten Sambas yang dilaksanakan di Hotel Pantura Jaya Rabu Siang 14 mei 2025. Kegiatan yang bertemakan Menumbuhkan Karakter generasi literasi Kabupaten sambas untuk menciptakan anak hebat menuju Indonesia emas merupakan agenda tahun ke 2 yang dilaksanakan seperti tahun sebelumnya. Turut hadir dalam membuka kegiatan ini Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I, MH, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sambas Arsyad, serta para Guru Penggerak di Kabupaten Sambas.
Bunda Leterasi Kabupaten Sambas Hj. Yunisa, S.Pd, M.AP dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah kabupaten Sambas terutama dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Sambas dimana kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan kolaborasi dan sinergitas antara Pemda Sambas dan Bunda Literasi kabupaten Sambas.
“Terima kasih yang sebesar besarnya terutama kepada Pemerintah Kabupaten Sambas yang dalam hal ini juga kepada Dinas Pendidikan dan kebudayaan yang mana kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan kolaborasi dan sinergitas Pemda dan tim Bunda Literasi Kab. Sambas.” Tegas Yunisa.
Lebih lanjut yunisa mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada kali ini merupakan program yang digagas Bunda literasi yang bertujuan untuk meningkatkan semangat serta motivasi guru penggerak dalam mengembangkan ilmu yang didapat sehingga bisa bermanfaat bagi anak bangsa di kabupaten Sambas.
“Ini merupakan salah satu program bunda literasi kabupaten sambas yang dilaksanakan pada tahun ke dua setelah tahun sebelumnya dilaksanakan kegiatan yang sama. “
“Harapan saya kegiatan ini tetap dilanjutkan sehingga kedepannya khususnya bagi guru penggerak yang ada di kab. Sambas semakin semangat dan termotivasi untuk bagaimana mengembangkan ilmu yang telah didapatkan sehingga bisa bermanfaat bagi anak bangsa.” Tambah Yunisa.
Yunisa juga berharap kepada para guru penggerak untuk dapat mendampingi para siswa dalam membangun serta menumbuhkembangkan karakter, logika dan empati generasi muda di kabupaten sambas.
“Melalui kegiatan ini juga harapan saya para guru dalam mendampingi siswa dalam membangun karakter, logika, berpikir dan empati generasi muda itu yang tidak kalah penting.” Tutupnya.
Sementara itu, Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I, MH menuturkan bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan kegiatan yang penting sebagai instrument untuk mewujudkan Indonesia emas yang menjadi asta cita Presiden Prabowo. Satono menambahkan dengan instrument tersebut dapat menciptakan karakter anak bangsa yang Tangguh, hebat, pintar serta cerdas yang mana embrio itu bermula dari para guru penggerak terutama yang hadir pada kegiatan ini.
“ Salah satu instrument untuk mewujudkan Indonesia emas yang menjadi astacita Presiden Prabowo yaitu bagaimana menciptakan karakter anak bangsa yang Tangguh, hebat pintar serta cerdas. Embrio itu bermula dari bapak ibu semua guru penggerak yang hadir pada hari ini. Kata Satono.
Dalam momentum yang dilaksanakan ini, Bupati Satono menginginkan kepada para guru penggerak untuk bersama sama membangun Kabupaten Sambas yang berkah berkemajuan.
“Dimomentum yang strategis ini disamping rasa Bahagia dan bangga saya bapak ibu yang telah menelorkan karya-karya ilmiah saya berharap kemajuan kabupaten sambas kedepan harus kita pikul bersama-sama.” Tambah Satono.
Terakhir satono berpesan kepada Guru Penggerak untuk dapat mentransformasikan nilai edukasi Pendidikan kepada generasi yang akan datang sehingga melahirkan murid yang lebih hebat dikarenakan progress record pembangunan IPM Pendidikan yang menjadi tolak ukur keberhasilan Visi Misi IPM Kabupaten Sambas.
“Saya ingin bapak ibu dapat betul-betul mentransformasikan nilai-nilai edukasi Pendidikan kepada generasi yang akan datang. sehingga lahir murid-murid yang lebih hebat dari bapak ibu semua dikarenakan progress record Pembangunan IPM Pendidikan harus menjadi salah satu indicator keberhasilan visi misi IPM Kabupaten, Provinsi bahkan tingkat Nasional.”Tutup Satono. (PPID Kab. Sambas/PIKP)
